Tampilkan postingan dengan label Debat Capres di TV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Debat Capres di TV. Tampilkan semua postingan

25 Juli 2009

TV Aktif Siarkan Debat Pilpres, Konflik Akar Rumput Berkurang

Berbagai stasiun TV yang menyiarkan debat capres maupun tim suksesnya ternyata berdampak positif pada masyarakat. Konflik di tingkat akar rumput berkurang sehingga kekerasan karena ketidakpuasan dapat dihindari.

"Kita berikan apresiasi. Peran TV cukup besar. Ini memindahkan konflik yang tadinya di grass root pindah ke TV. Sehingga masyarakat terpuaskan. Pemantauan yang kami ketahui tidak banyak pelanggaran Pemilu yang terkait dengan kekerasan," ujar anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Izzul Muslimin.

Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di Kantor KPI, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2009).

Kendati mengapresiasi positif peran TV dalam menayangkan debat Pilpres danseputar politik, KPI juga menukan beberapa lembaga penyiaran belum berimbang dalam pemberitaan. Kemudian juga hitung cepat dan exit poll yang seharusnya ditayangkan ketika semua masyarakat Indonesia sudah ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), ada stasiun TV yang melanggarnya.

"Kalau tidak dihiraukan kami khawatir ini sebagai bentuk propaganda untuk mempengaruhi opini publik kepada pihak-pihak tertentu. Kami sampai menelepon langsung ke semua stasiun TV yang menayangkan exit poll dan quick count. Biasanya kami beri teguran tertulis, kalau kemarin tidak bisa karena teguran tertulis baru diterima sehari sesudahnya," jelasnya.

Izzul pun mengungkapkan dalam Pilpres lalu, pihaknya menerima pengaduan yang terbagi dalam 3 kategori. Pertama kampanye di luar jadwal kampanye. Kedua masalah blocking time atau durasi waktu tayang yang tidak seimbang antara capres satu dan capres lainnya. Dan ketiga adalah iklan pada acara debat kandidat capres-cawapres.

"Ini di luar wewenang antara KPI dan lembaga penyiaran. Masyarakat mengharap debat kandidat tidak terlampau didominasi dengan iklan yang lebih menonjol pada bisnisnya. Atau harapannya tidak beriklan pada acara debat kandidat," tutur Izzul. (detik.com)

Read More ..

26 Juni 2009

Tujuh Stasiun Televisi Asing Ikut Siarkan Debat Capres-Cawapres

Acara debat capres dan cawapres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerjasama dengan lima televisi di Indonesia, ternyata juga ditayangkan secara langsung di luar negeri. Menurut Anggota KPU I Gusti Putu Artha, ada tujuh stasiun televisi asing yang ikut menyiarkan secara langsung acara debat capres dan cawapres ini.

"Ada tujuh televisi asing itu ikut live," kata Putu, ketika ditemui di Kantor KPU,Jakarta, Jumat (26/6 ).

Ia merinci, stasiun televisi asing tersebut diantaranya CNN, Al Jazera, televisi Jepang, dan televisi dari Jerman. Selain televisi asing, acara ini juga disiarkan secara langsung oleh banyak stasiun televisi lokal. Menurut Putu, untuk penyiaran secara langsung tersebut tidak dipungut biaya atau gratis. "Mereka (stasiun televisi) bisa ikut live dan itu gratis karena bebas klaim," tegasnya.

Ia menjelaskan KPU dan lima stasiun televisi penyelenggara debat telah sepakat untuk menggelar acara debat dengan tuan rumah masing-masing stasiun televisi. Ketentuannya, acara disiarkan secara langsung namun bebas klaim sehingga dapat disiarkan berbagai televisi lainnya. (kompas.com)

Read More ..