01 Juni 2010

Distribusi Ulang Piala Dunia Dilarang

Dewan Pengurus Pusat DPP Aptekindo (Asosiasi Pengusaha Televisi Kabel Indonesia) melontarkan imbauan keras. Selama Piala Dunia berlangsung, jaringan TV kabel seluruh Jember dilarang mendistribusikan siaran ulang World Cup tersebut. Alasannya, apabila dilanggar akan dikenakan sanksi sesuai peraturan pemilik hak siar. "Penyiaran ulang ini dalam bentuk apa pun oleh operator lokal (pengelola TV kabel, Red), dan tanpa kecuali," kata Heri, ketua DPP Aptekindo, di aula RM Talangsari kemarin.

Di sela-sela melantik jajaran pengurus DPC Aptekindo Jember itu, Heri juga menambahkan pihaknya akan turut memantau larangan itu. Karena kepemilikan hak siar penayangan Piala Dunia tersebut telah diatur sebelumnya, antara panpel Piala Dunia dengan pihak televisi. "Jadi, supaya jangan ada penyalahgunaan pengelola TV Kabel di Jember," lanjutnya.

Secara khusus, Heri memberikan apresiasi bagus pada para pengelola TV Kabel yang ada di Jember. Menurut dia, bisnis tersebut cukup menggiurkan jika ditekuni dengan sungguh-sungguh. Namun, karena berkaitan dengan pelayanan ke costumer, maka hak-hak pelanggan harus diutamakan.

Karena itulah, dengan terbentuknya DPC Aptekindo di Jember ini, dia berharap agar pelanggan bisa menikmati acara televisi dengan lebih variatif. Sehingga sasaran memberikan pembelajaran (edukasi) dan informasi pada masyarakat akan cepat mengena.

Dalam pelantikan DPC Aptekindo Jember itu sendiri, terpilih Abdul Wahid (Talangsari) sebagai ketua baru. Wakil dijabat Hari Nurdi, sementara Imam Jainuri menjadi sekretaris dan bendahara oleh Nur Rosyid. "Pembentukan DPC Aptekindo ini untuk memberikan wadah bagi komunitas pengelola TV kabel atau yang biasa disebut operator lokal di Jember," kata Heri, ketua DPC Aptekindo Jember.

Asosiasi inilah, yang akan menjembatani para lokal operator yang bernaung dalam PT untuk urusan perizinan. Termasuk, salah satunya adalah penggunaan tiang listrik lewat mitra PLN, PT Icon Plus. "DPC Aptekindo Jember akan mewadahi dua PT yakni PT Jember Vision dengan Plus Media," katanya.

Sementara waktu, DPC Aptekindo Jember telah beranggotakan 31 pemilik TV kabel. Melihat perkembangan di lapangan, akan cepat berkembang karena sejauh ini di Jember saja ada sekitar 300 pengelola TV kabel. "Asosiasi ini untuk memberikan kemudahan legalitas usaha," lanjutnya.

Pelantikan pengurus DPC Aptekindo Jember sendiri dihadiri Drs Agoes Slameto, Kabag Humas Pemkab Jember, serta pihak-pihak terkait seperti dari dinas perhubungan, KPID Jatim, dan bakesbanglinmas. (JP)

1 komentar:

Anonim mengatakan...

nonton bola aja susah, apalagi di jember siaran tv one dan antv belum bisa diterima, alamat tidak bisa nonton piala dunia 2014, sepak bola udah dijadikan ajang bisnis, jika begitu jangan salahkan masyarakat jika nanti waktu piala dunia ada yang patungan beli dekoder terus membocorkan siaran piala dunia rame2 satu kampung